Mengenal Pasar Saham lebih dekat di Usia Muda

Usia muda bukan berarti tidak produktif, di era yang serba canggih ini semua dapat dilakukan dengan satu genggaman smartphone. Jika dahulu orang ingin memiliki sebuah saham, harus rela dating dan mengantri keperusahaan sekuritas di kota-kota besar lalu mengisi formulir yang berlembar-lembar. Begitupun dengan transaksi pembelian dan penjualan saham, sebelum adanya pencatatan secara digital, transaksi pasar modal dilakukan seperti pasar-pasar yang kita jumpai, namun bedanya yang ditransaksikan adalah lembaran-lembaran kertas dan pencatatan menggunakan papan manual. Hingga kemudian berangsur-angsur melakukan adopsi teknologi dengan penyesuaian pencatatan secara digital.

Kini hanya dengan rebahan di rumah saja, seseorang dapat belajar, daftar dan transaksi di pasar saham dalam satu genggaman smartphone. Munculnya berbagai tayangan di media social seperti Youtube yang berisi berbagai macam channel dari berbagai praktisi/ mentor, membuat seseorang lebih mudah dalam mengenal pasar saham secara efektif dan efisien. Selain itu Playstore juga menyediakan berbagai macam aplikasi dari berbagai sekuritas local maupun asing. Beberapa aplikasi yang popular dikalangan masyarakat yaitu IPOTGO (Indo Premier sekuritas), Ajaib (PT AjaibSekuritas Asia), MOST (Mandiri sekuritas), Neo HOST (PT Mirae Aset Sekuritas Indonesia) dan RHB Tradesmart id (PT RHB Sekuritas Indonesia)

Sama halnya dalam pembuatan rekening tabungan di Bank, proses pendaftaran dan verifikasi akun yang paling singkat saat ini bisa dalam 1×24 jam. Hal ini berbeda dengan masa lalu yang memakan waktu hingga 14 hari kerja. Setiap individu yang mendaftar, akan memiliki akun rekening dana nasabah (RDN) yang berfungsi untuk deposit dana investasi. RDN merupakan rekening khusus, yang nantinya akan muncul nomor rekening seperti rekening tabungan bank pada umumnya. Bedanya RDN tidak ada biaya administrasi bulanan, tidak ada bunga/ bagihasil, tidak ada ATM dan buku tabungan.

 RDN menyatu dengan akun sekuritas dan terafiliasi dengan akun rekening induk, sehingga perusahaan sekuritas bekerjasama dengan bank-bank penyedia RDN seperti BCA, BNI, Mandiri, CIMB dan BRI. Oleh karena itu apabila ada penarikan dana dari RDN kerekening Induk dalam satu bank yang sama, maka tidak akan dibebankan biaya transfer, misalkan RDN menggunakan BCA dan rekening induk BCA. Namun jika RDN dan rekening induk berbeda, misalnya RDN menggunakan BCA dan rekening induk BRI maka akan dikenakan biaya transfer antar bank yaitu Rp.6500. Rekening induk yaitu rekening pribadi pada bank-bank tertentu seperti pada umumnya yang akan dicantumkan sebagai penampung dana secara otomatis setelah proses permintaan penarikan dana dari RDN (withdraw).

Memulai transaksi saham dengan mentransfer dana (top up) kerekening RDN. Pada awal deposit, biasanya minimal sebesar Rp.100.000, namun ada beberapa sekuritas yang memberlakukan nilai minimal deposit lebih tinggi seperti CIMB CGS minimal Rp. 500.000) dan Mandiri sekuritas minimal Rp. 10.000.000. Dana yang disetorkan tidak akan bertambah atau berkurang apabila tidak ditransaksikan dalam bentuk pembelian dan penjualan saham. Sebelum melakukan transaksi, diperlukan pemahaman dasar mengenai analisa fundamental dan teknikal saham. Selain itu sangat perlu mengenal profil risiko diri sendiri, apakah anda seorang trader, scalper atau investor? Sehingga akan jelas dalam mengambil keputusan “Hold”, “Cut loss” atau “buyback (Avg down)” ketika terjadi koreksi (penurunan harga) di pasar modal. Hal tersebut akan meminimalisir tingkat risiko kerugian yang terjadi mengingat prinsip pasar saham yaitu “High risk High return”

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

SEARCH

AGENDA

november, 2021

No Events

november, 2021

No Events

X